Rabu, 07 April 2010

Creespy Van Java


A. Pendahuluan

Creespy Van Java adalah aneka macam-macam kripik yang berasal dari jawa. Kripik ini terbuat dari bahan-bahan pilihan dan berkualitas tinggi. Kami saat ini area pemasarannya baru di Bandara Hasanuddin, Makassar. Bisnis ini sangat prospek sekali karena modal yang dibutuhkan relatif kecil sedangkan kita tahu bahwasanya kripik merupakan makanan ringan yang sangat digemari oleh semua lapisan masyarakat, tidak hanya dinikmati oleh orang berduit saja melainkan masyarakat menengah ke bawah. Hal itu dikarenakan harga jual dari Creespy Van Java relatif murah kira-kira berkisar antara Rp 1.500,00 – Rp 3.500 per-bungkusnya.


B. Macam-macamnya


Creespy Van Java

Macam-macam dari Creespy Van Java antara lain :

1. Kripik Singkong Bakar

2. Stick Balado

3. Kripik Pisang Madu

4. Kripik Blinjo

5. Bidaran Keju

6. Kripik Kuping Gajah

7. Kacang Jepang

8. Kacang Kapri Hijau

9. Kripik Singkong Pedas

10. Stick Bawang

11. Kripik tempe

12. Jagung Australi

13. Opak Dollar

14. Koro Keju

15. Koro Kupas

16. Makroni


C. Estimasi Harga Creespy Van Java


Harga dari produk-produk Creespy Van Java`



Modal dari usaha bisnis ini

a. Modal Investasi

Perlengkapan Packaging = Rp 300.000,00


b. Biaya per-Bulan

1. Biaya Tetap

Penyusutan Perlengkapan Packaging (1/24 bulan x Rp 300.00) = Rp 12.500,00

Sewa Tempat = Rp 100.000,00

Total Biaya Tetap = Rp 112.500,00

2. Biaya Variabel

Total harga 16 item kripik = Rp 871.000,00

Biaya pengiriman melalui kapal = Rp 300.000,00

Lakban = Rp 30.000,00

Kardus = Rp 60.000,00

Lain-lain = Rp 50.000,00

Total Biaya Variabel = Rp 1.331.000,00

Total Biaya Operasional = Rp 1.423.500,00


c. Penerimaan per-Bulan

1. Kripik Singkong Bakar (50 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 125.000,00

2. Stick Balado (50 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 125.000,00

3. Kripik Pisang Madu (50 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 125.000,00

4. Kripik Blinjo (75 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 187.500,00

5. Bidaran Keju (60 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 150.000,00

6. Kripik Kuping Gajah (60 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 150.000,00

7. Kacang Jepang (100 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 250.000,00

8. Kacang Kapri Hijau (55 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 137.500,00

9. Kripik Singkong Pedas (40 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 100.000,00

10. Stick Bawang (25 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 62.500,00

11. Kripik tempe (30 bungkus x Rp 3.500,00) = Rp 105.000,00

12. Jagung Australi (55 bungkus x Rp 3.000,00) = Rp 165.000,00

13. Opak Dollar (85 bungkus x Rp 1.500,00) = Rp 127.500,00

14. Koro Keju (60 bungkus x Rp 3.000,00) = Rp 180.000,00

15. Koro Kupas (60 bungkus x Rp 3.000,00) = Rp 180.000,00

16. Makroni (60 bungkus x Rp 2.500,00) = Rp 150.000,00

Total Penerimaan = Rp2.445.000,00


d. Keuntungan per-Bulan

Keuntungan = Penerimaan per-bulan – Total biaya operasional

= Rp 2.445.000,00 – Rp 1.423.500,00

= Rp 1.021.500,00


e. Reveneu Cost Ratio (R/C)

R/C = Total Penerimaan : Total Biaya Operasional

= Rp 2.445.000,00 : Rp 1.423.500,00

= 1,72


f. Pay Back Period

Pay Back Period = (Total Biaya investasi : Keuntungan) x 1 bulan

= (Rp 300.000,00 : Rp 1.021.500,00) x 1 bulan

= 0,29 bulan = 9 hari